Wednesday, March 19, 2008

Ortu Stres Bikin Anak Mudah Sakit

KEHIDUPAN rumah tangga yang penuh dengan permasalahan seringkali mengundang stres. Tak sedikit orang tua sekarang mengalami tekanan jiwa akibat beban hidup yang sangat berat.

Celakanya lagi, tekanan yang dialami orang tua dapat berpengaruh pada anak-anak. Bahkan menurut sebuah riset, stres yang dialami orang tua dapat menyebabkan anak-anak menjadi lebih rentan terhadap penyakit.

Seperti yang diungkap para peneliti dari University of Rochester melalui sebuah studi yang dimuat jurnal New Scientiest, tingkat keretanan anak terhadap penyakit relatif tinggi pada anak-anak yang orang tuanya mengalami depresi dan kecemasan. Peneliti juga menemukan adanya kaitan antara stres dengan sistem kekebalan tubuh pada anak-anak.

Sudah sejak lama diketahui bahwa stres dapat menyebabkan perubahan sistem kekebalan tubuh dan membuat seseorang mudah terserang infeksi dan penyakit lainnya. Namun begitu, riset yang juga dimuat dalam jurnal Brain, Behavior dan Immunity ini, adalah yang pertama membuktikan bahwa masalah stres dapat menular atau merembet dari orang tua kepada anak-anak.

Dipimpin Dr. Mary Caserta, riset ini dilakukan dengan memantau 169 orang tua selama kurang lebih 3 tahun. Para ortu diminta untuk mencatat kasus penyakit yang dialami anak-anaknya, kemudian pemantauan ini diikuti dengan evaluasi secara psikiatri selama enam bulan.


Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat atau jumlah penyakit secara signifikan lebih tinggi pada anak-anak yang orang tuanya mengalami stres emosional pada level yang tinggi. Selain itu, sel-sel kekebalan dalam darah dari anak-anak juga terukur, dan mereka yang berasal dari ortu yang stres menunjukkan adanya kenaikan.

Peneliti mengakui bahwa memberi kebebasan pada ortu untuk mengukur atau mencatat kasus penyakit anak-anak dapat mempengaruhi signifikansi penelitian karena pada kenyataannya ortu yang sangat cemas cenderung mencatat level yang lebih tinggi. Walau begitu, peneliti mengatakan bahwa temuan ini tetap mengindikasikan adanya hubungan yang kuat antara stres pada orang tua dengan kesehatan anak-anak.

Sementara itu , Dr. David Jessop peneliti dari Bristol University, menyatakan perlunya untuk melakukan riset jangka panjang guna meneliti dan mengukur sejauh mana dampak langsung dari stres serta bagaimana anak-anak memulihkan diri selama ortunya mengalami stres yang lebih ringan.

Menurutnya, hasil riset ini sebaiknya tidak membuat para orang tua menjadi khawatir, atau malah menambah parah penderitaan serta tekanan kepada mereka yang tengah mengalaminya.

¨Pertanyaannya adalah ketika stres ini mereda, apakah kekebalan anak-anak mereka akan kembali normal atau mereka menjadi takut hidup? Saya percaya, anak-anak bisa sangat begitu tabah dan sistem yang mereka miliki cukup kuat untuk mengatasinya. Walaupun ini merupakan riset yang baik, para orang tua sebaiknya tidak terlalu mengkhawatirkannya,¨ tandas Dr Jessop.

Posted by shies at 04:14:17 | Permalink | Comments (1) »

Friday, March 14, 2008

Bersyukur

Mendengar anggota keluargaku ngomel-ngomel dirumah, berarti aku masih punya keluarga yang utuh

Merasa lelah dan pegal linu setiap sore, sebab itu berarti aku mampu bekerja keras.

Membersihkan piring dan gelas kotor setelah menerima tamu dirumah, karena itu berarti aku dikelilingi teman-teman.

Pakaianku terasa agak sempit, karena itu berarti bahwa makanku cukup kenyang.

Mencuci dan menyetrika tumpukan baju, sebab itu berarti aku memiliki pakaian.

Membersihkan halaman rumah, membersihkan jendela, memperbaiki talang dan got, karena itu berarti aku memiliki tempat tinggal.

Duduk kembali di kantor, berarti masih ada perusahaan yang mau memperkerjakan aku bahkan perusahaan masih mampu membayar gaji setiap bulannya.

Mendengar nyanyian suara yang fals, karena itu berarti aku bisa mendengar.

Mendengar bunyi jam alarm dipagi hari, sebab itu berarti aku hidup.

Akhirnya… aku perlu bersyukur mendapatkan e-mail ini, karena tidak sadar aku masih memiliki teman yang peduli padaku.

Aku baru saja mengirimkan email ini lagi ke teman2 ku. Untuk bilang aku peduli pada mereka

diambil dai imel sehabis Jum’at-an
Laughing

Posted by shies at 06:53:35 | Permalink | Comments (2)

Wednesday, March 12, 2008

Ngga niat ngeblog

Kenapa setiap liat blog2 milik orang kok bagus2? Apa emang orang2 itu pandai menulis ? Sebenarnya gw pengen sih bikin blog yg bagus tapi niat ngga niat artinya kadang2 gw semangat tapi kadang2 males upload atau hanya copy paste dari blog2 orang. Banyak sih blog2 yg gw bikin tapi ga ada satupun yg serius. Coba aja buka http://shiespiss.multiply.com, http://shies.blogspot.com, http://theslankers.blogspot.com, http://bocahkampung.wordpress.com, http://copy2paste.wordpress.com, sampe2 gw pengin bikin blog khusus buat anak gw http://siska-nadia-asyifa.blog.com/. Ada juga blog yg ga jadi dibikin http://shies.blogdrive.com.

Ngga niat nulis…

Posted by shies at 09:49:44 | Permalink | No Comments »

Jakarta, sore ini…

Jakarta, Indonesia

N/A

On March 12, 2008
Local Time 16:26

cuaca jakarta sore ini, mendung…

Sunrise 05:58
Sunset 18:07
Latitude -6.18
Longitude 106.83
Current Temperature -17.8°C
Low Temperature 24°C
High Temperature

Humidity N/A%
Pressure 0 mb

Wind Direction N/A
Wind Speed 0 km/h

Weather data provided by weather.com

Posted by shies at 09:27:09 | Permalink | No Comments »